Jumat, 07 Maret 2014

tas ransel

Ransel

Ransel adalah sebuah wadah atau tempat yang dipakai di punggung seseorang dan dilindungi oleh dua tali yang memanjang vertikal melewati bahu, tetapi ada juga pengecualian, contohnya tas ransel yang dibuat untuk benda-benda ringan biasanya hanya membutuhkan 1 tali. Tas ransel digunakan si pemakai untuk memudahkannya dalam membawa bawaan yang dimau sesuai kebutuhan. Teknologi yang dipakai pun diformulasikan khusus sesuai kebutuhan si pemakai.
Tas ransel biasanya lebih dipilih daripada tas tangan (clutch) untuk mengangkat benda berat, karena terbatasnya berat untuk mengangkat benda berat untuk waktu yang lama. Bayangkan jika memakai tas tangan (clutch) yang mengandalkan kemampuan tangan untuk menahan beban, pasti tidak akan sanggup dan akan terjadi timpang. Tas ransel yang besar dapat mengangkat beban berat hingga 10 kg, biasanya mengandalkan berat yang sebagian besar dari badan mereka, memakai kekuatan pinggul dan meninggalkan kekuatan bahu untuk menstabilkan muatan, dikarenakan pinggul lebih kuat dari bahu, dan menambah keseimbangan.


Rabu, 05 Maret 2014

cara cepat bermain gitar


Belajar Cara Cepat Main Gitar

Belajar Cara Cepat Main Gitar harus dimulai dari awal bagi seorang pemula bermain gitar memang akan sangat memberatkan dan terasa lambat apalagi kalau cara belajar gitar tersebut tidak memiliki pembimbing profesional (gitaris hebat) yang telah mengerti seluk beluk tentang bagaimana cara memainkan gitar secara baik dan benar.
Cepat Main Gitar

Banyak sudah kita temukan materi cara cepat belajar gitar untuk pemula baik ditoko musik maupun di internet. namun adakalanya berbagai refrensi yang tersedia adalah pedoman bermain gitar yang berbahasa Inggris yang tentunya akan sangat menyulitkan bagi Anda yang tidak mengerti Bahasa Inggris sama sekali, lalu akan merasa sangat terbantu dengan pedoman belajar main gitar cepat, jika ada yang berbahasa indonesia.

Tetapi yakinlah sobat pecinta gitar dan musik, bahwa : semakin sulit Anda menemukan sesuatu ilmu gitar, maka akan semakin lama pula Anda akan mengingat sebuah ilmu yang akan dipelajari tersebut, dan hal ini juga berlaku bagi Anda yang hendak ingin mempelajari cara cepat bermain gitar, baik itu gitar akustik maupun cara cepat belajar gitar bass.

Pedoman Cepat main Gitar

special buat sobat pecinta gitar dan ingin belajar cepat yang saat ini sedang mencari refrensi tentang download cara cepat belajar gitar gratis, maka pada ulasan hari ini kami tips cepat belajar gitar. Untuk melihat bagaimana tahapan-tahapan belajar gitar secara cepat bagi pemula, maka ikutilah petunjuk yang akan dipublikasikan dibawah ini:

Mengenal Bentuk dan Bagian Gitar - Pedoman belajar Gitar
Hal yang harus Anda pelajari ketika ingin belajar gitar adalah mengenal dan bentuk dan bagian dari sebuah gitar. Pada umumnya gitar terdiri dari 3 bagian penting, yaitu head atau kepala, papan jari atau finger board, dan body atau badan. Sementara ada juga yang disebut sebagai sub bagian gitar, diantarnya adalah PEG (penggulung senar untuk mengatur nada senar), Frets (garis melintang pembatas wilayah nada yang terbuat dari logam), dan Sound hole (lubang untuk mengeraskan suara senar).


Mempelajari Cara Memetik Gitar - Pedoman belajar Gitar
Pada bagian ini, kita akan belajar menyetem dan mensetup gitar. Untuk bisa melakukan itu, kita harus sudah mengenal notasi balok, nilai nada, ketukan, serta not pada Freat board gitar. Tidak hanya itu, setelah hal - hal tadi kita kuasai, maka secara otomatis kita telah mempelajari cara pembentukan ekor dan progesinya, bisa memainkan nada mayor, minor, serta blues.


Mempelajari Teknik Efek Gitar Lainnya - Pedoman belajar Gitar
Pada tahapan ini adalah merupakan bagian terakhir yang harus Anda pelajari dalam belajar gitar. Pada tahap ini, kita akan mempelajari kunci rahasia serta trik-trik gitaris dunia dalam bermain gitar serta kiat-kiat improvisasi bermain gitar dengan berbagai macam lick-licknya.


Bagi Anda yang telah mengikuti pedoman belajar gitar ketiga tahapan-tahapan diatas secara benar dan teratur, maka yakinlah bahwa dalam tempo 1 minggu Anda bakal sudah bisa menguasai cara bermain gitar yang baik dan benar. Sementara untuk menambah ilmu bermain gitar Anda, maka Anda juga perlu memperhatikan sebuah hal yang paling penting, yaitu:
  • belajar bermain gitar dengan mengikuti metode yang telah disusun secara sistematis, 
  • teliti dan belajar dan tidak terburu-buru. 
  • Selain itu belajar secara rutin, serta mempelajar setahap demi setahap dalam permainan gitar, tentu akan menjadi salah satu faktor keberhasilan Anda dalam mempelajari cara cepat belajar gitar ini.

10 gitaris indonesia terbaik

1. Ian Antono

Band : Gong 2000
Ian Antono yang memiliki nama asli Jusuf Antono Djojo (lahir di Malang, Jawa Timur, 29 Oktober 1950; umur 60 tahun) adalah seorang musisi dan pencipta lagu yang juga salah seorang gitaris kelompok musik rock legendaris God Bless. 

Awal karier :
Pada awalnya, Ian Antono merupakan seorang drummer. Namun setelah mendengar musik-musik The Shadows ia mulai berminat menjadi gitaris. Ia pun akhirnya bergabung dengan band Abadi Soesman yang waktu itu namanya cukup diperhitungkan. Tahun 1970 ia hijrah ke Jakarta dan bergabung dengan band Bentoel yang menjadi pengiring bagi penyanyi Emilia Contesa dan Trio The King.
Akhirnya tahun 1974 ia resmi menjadi gitaris God Bless dan merilis album-album seperti Huma Diatas Bukit (1975), Cermin (1980), Semut Hitam (1989). Nama Ian Antono mulai menarik perhatian karena pada saat itu atmosfer musik rock di Indonesia belum ada yang memulai. God Bless lah yang pertama kali mempelopori. Secara otomatis Ian juga menjadi gitaris pertama yang berkibar di jalur rock Indonesia.





2. Eet Syahrani 

Bnad : Edane
Sejarah Karier :

Eet Sjahranie selalu dihubungkan dengan kepiawaiannya memetik dawai gitar. Setelah Ian Antono, Eet disebut-sebut sebagai jawara gitar di tanah air. Imej itu memang layak disandangnya. Terlebih ia kini menjadi salah satu gitaris grup rock Indonesia yang cukup disegani, EdanE. Dilahirkan di Bandung, 3 Februari 1962 dengan nama Zahedi Riza Sjahranie, anak ketujuh dari kedepan bersaudara ini mulai menyenangi musik saat menginjak usia 5 atau 6 tahun. Maklum kakak-kakanya sering memutar lagu-lagu barat, seperti Deep Purple, Jimi Hendrix, Led Zeppelin, The Beatles, hingga Bee Gees.
Kendati diakuinya hal itu sedikit banyak memengaruhi kepekaan rasanya dalam bermusik, bukan gara-gara itu yang menggugah hatinya belajar gitar. "Justru yang membuat saya mendalami musik karena melihat Koes Plus. Asyik banget melihat aksi panggung Yok atau Yon Koeswoyo," ujar Eet mengenang. Awalnya ia belajar gitar dengan seorang anak yang jadi yang juru parkir di depan sekolahnya di Samarinda Kalimantan Timur, tempat keluarganya bermukim saat itu. Sehabis pulang sekolah, ia selalu mengajak sohib-sohibnya belajar gitar bersama. Sejak itu "secara alamiah saya belajar sendiri," tuturnya. Mulai dari lagu daerah, folksong, dangdut sampai lagu-lagu pop yang sedang populer saat itu ia coba untuk mencari akord-akordnya.
Di masa kecil, sesekali Eet sering diajak ayahnya, Abdoel Wahab Sjahranie yang pernah jadi Gubernur Kalimantan Timur 1967-1977, ke Jakarta, sekalian mengunjungi kakaknya yang sedang studi di Ibukota. Sang kakak kebetulan mahir bermain gitar klasik. Kesempatan itu tidak disia-siakan Eet untuk mencuri ilmunya. "Lumayan ia mengajarkan satu lagu klasik," katanya Sekembalinya, Eet menunjukan kebolehannya di hadapan teman-temannya. Merasa mendapat perhatian lebih dari kawan-kawannya, Eet kian percaya diri untuk lebih mendalami teknik permainan gitar. Lagu-lagu yang rhythm dan petikan melodinya enggak gampang, ia jelajahi. Keinginannya pun semakin menggebu ketika orangtuanya membelikan gitar elektrik. Berbeda yang ia alami saat memetik gitar akustik, dengan gitar elektrik ia mulai tahu sound-sound aneh. Referensi musiknya sedikit demi sedikit mulai bertambah. "Orientasi saya tidak lagi dengar lagu-lagu Indonesia, tapi lagu-lagu barat. Kayaknya lebih asyik," tutur Eet.
Pada 1978, keluarga Sjahranie boyong ke Jakarta. Ia melanjutkan sekolah di Perguruan Cikini. Tahu Eet jago main gitar, teman-teman sekolahnya yang suka ngeband mengajaknya ikut Festival Band SLTA se-Jakarta. Tak disangka, Eet mendapat gelar gitaris terbaik, sedang Cikini's Band menduduki peringkat kedua. Selain itu, Eet ikut membantu pengisi musik untuk operet sekolahnya. Di situ ia bertemu Iwan Madjid, yang lalu mengenalkannya dengan Fariz RM dan Darwin. Temu punya temu, mereka sepakat membentuk grup band, namanya WOW. "Tapi belum terealisir saya sudah kadung pergi ke Amerika," ujar Eet. (WOW sendiri sempat mengeluarkan album, minus Eet). Di negeri Paman Sam, Eet mengambil Workshop Recording Sound Engineering di Chillicote, Ohio selama tiga bulan. Selama di sana, ia banyak bertemu musisi Indonesia, yang juga sedang studi musik, antara lain kawan lamanya Fariz RM dan Iwan Madjid, serta Ekie Soekarno. Pertemanan mereka berlanjut sampai di tanah air. Dalam beberapa kesempatan, Eet kerap diajak rekaman. Saat Fariz RM menggagas proyek album Barcelona, Eet mengisi sound gitarnya. Atau waktu Ekie Soekarno membuat album Kharisma I dan Kharisma II. Saat menggarap album Ekie, Eet bertemu Jockie Surjoprajogo, yang lalu mengajaknya masuk God Bless, menggantikan posisi Ian Antono. Tak hanya sebagai player, Eet juga ditawari produser rekaman untuk menggarap beberapa proyek album solo rock. Dari beberapa nama yang diajukan, Eet memilih Ecky Lamoh. Alasannya, ia sudah tertarik dengan warna vokal Ecky sejak sama-sama mengisi album Kharisma-nya Eki Soerkarno. Tapi, Eet ingin format solo album diubah menjadi duo. Titelnya "E dan E", singkatan dari Ecky Lamoh dan Eet Sjahranie. Namun, ditengah jalan, kedua musisi ini malah membentuk grup band. Fajar S. (drum) dan Iwan Xaverius (bas) yang sejak awal ikut merancang konsep album mereka, diajak bergabung. Jadilah namanya berubah menjadi EdanE.
Bersama EdanE, Eet mencurahkan kemampuannya dalam bermain gitar. Impiannya menjadikan grup rock, yang paling tidak secara musical sama kualitasnya dengan grup-grup rock dari luar, berusaha ia wujudkan. Hasilnya, semua orang mengakui Eet terbilang berhasil mempresentasikan musik rock yang bermutu. Sayatan-sayatan gitar yang bertehnik serta eksperimen distorsi sound-nya yang njelimet, banyak membuat orang berdecak. Maka, tidak terlalu berlebihan jika ia dijuluki salah satu kampiun gitar rock di Indonesia.
Bersama EdanE, Eet telah banyak memiliki penggemar karena cara dia memainkan gitar sungguh tak dapat dipandang sebelah mata. Dalam debutnya bersama EdanE, Eet telah mengeluarkan 6 album


3. Dewa Budjana

Band: Gigi
Dewa Budjana atau (I Dewa Gede Budjana; lahir di Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, 30 Agustus 1963; umur 47 tahun) biasa dipanggil dengan Budjana adalah anggota grup musik Gigi.
  
Awal Karier :

Ketertarikan dan bakat Dewa Budjana pada musik, khususnya gitar sudah sangat dominan, terlihat sejak ia masih duduk di bangku Sekolah Dasar di Klungkung Bali. Sampai-sampai, Budjana kecil pernah mencuri uang neneknya, untuk sekedar memenuhi keinginannya membeli gitar pertamanya seharga 10.000 rupiah.
Sejak memiliki gitar pertama inilah yang membuat Budjana tidak lagi memiliki semangat untuk bersekolah, baginya gitar adalah nomor 1. Pada saat itu Budjana mempelajari sendiri teknik bermain gitar, dan dia mampu dengan cepat mahir mempelajari lagu Deddy Dores berjudul "Hilangnya Seorang Gadis" dan lagunya The Rollies berjudul "Setangkai Bunga", itupun disaat ia sama sekali belum tersentuh literatur-literatur musik(gitar) yang formal.
Budjana menjadi lebih bergairah dalam hal bermusik terlihat ketika dia pindah ke Surabaya, Jawa Timur di mana ia mengambil kursus musik klasik dan bergabung dengan sebuah band yang banyak berpartisipasi dalam pertunjukan musik. Setelah lulus Sekolah Menengah Atas Budjana memutuskan hijrah ke Jakarta untuk mengejar mimpinya berkarir sebagai musisi profesional.


4. John Paul Ivan

Band : Boomerang
John paul IVAN adalah salah satu gitaris top Indonesia. Ada juga sih yang bilang kalo doi tuh mirip banget ama SLASH. Mulai dari teknik bermain sampai style doi.

Ivan pertama kali muncul di blantika musik Indonesia pas dia gabung ama Los Angels. Band Ivan waktu itu menduduki posisi nomor 6 di festival Rock se-Indonesia yang diadain ama Log Zhelebour. Sampai pada akhirnya nih band berganti nama menjadi BOOMERANG. Bersama BOOMERANG ini lah nama John Paul Ivan mulai melejit. Bersama BOOMERANG John berhasil menelurkan beberapa album mulai dari Boomerang(1994), K.O(1995), Disharmoni(1996), Segitiga (1998), Best Ballads(1999),Rock N Heavy(1999),Extravaganza(2000),Terapi Visi(2003) dan Urbanoustic(2006). 

Tetapi kebersamaan Ivan dengan BOOMERANG berakhir setelah Ivan memutuskan hengkang dari salah satu band papan atas ini. Ivan sempat bergabung dengan U9 dalam album "Mission Complex". Setelah merilis album tersebut Ivan sempat manggung dan berkolaborasi dengan rocker-rocker lain di tanah air, hingga Ivan akhirnya memutuskan untuk bersolo karir dan membuat album solonya sendiri.

Boomerang adalah sebuah kelompok musik rock papan atas Indonesia dari Surabaya. Resmi berdiri pada 8 Mei 1994 dengan nama Lost Angels, tetapi sudah mulai berkiprah sejak tahun 1991.
Mereka konsisten tampil di jalur rock, meskipun demikian mereka tidak membatasi pengaruh berbagai macam aliran/style musik. Itu semua menjadi semacam trade mark atau ciri musik yang berbeda dari kelompok ini.

Sejarah :
Pada awal tahun '90-an, Hubert Henry Limahelu a.k.a. 'HH5H' (bass), John Paul Ivan a.k.a. 'JPI' (gitar), Roy Jeconiah Isoka Wurangian (vokal) dan seorang drummer mendirikan sebuah band dengan nama 'Lost Angels', sebuah permainan kata dari nama kota Los Angeles dan sekaligus berarti `Malaikat Tersesat`.
Pada tahun 1994 mereka direkrut oleh perusahaan rekaman Logiss Record. Dan pada bulan Maret - April 1994 dibawah produser Log Zhelebour di studio Nirwana Record, Surabaya, mereka bekerja hampir 18 jam setiap harinya untuk merekam album perdana mereka. Sementara selesai dengan proses rekaman album perdana mereka dan menunggu pembuatan cover kaset, mereka memutuskan untuk mengeluarkan drummer mereka karena tingkah lakunya tidak bisa lagi sejalan dengan idealisme tujuan semula kelompok mereka dan terlalu mementingkan materi pribadi.
Pada 8 Mei 1994 mereka sepakat untuk mengganti nama Lost Angels menjadi Boomerang yang juga menjadi judul album perdana mereka yang dirilis dipasaran pada 1 Juli 1994 dengan single hit `Kasih`. Oleh karena itu pada pembuatan klip `Kasih` di album pertama, mereka hanya tampil bertiga. Untuk mengisi kekosongan posisi drummer pada saat mereka harus melakukan tour dan konser, mereka merekrut Farid Martin yang dikenal mereka dari Mas Tony, Sound Engineer pada album pertama dan kedua Boomerang. Pada tanggal 1 Januari 1995 Farid Martin resmi menjadi anggota tetap Boomerang.
Namun pada pertengahan 2005, didasari "perbedaan prinsip", JPI memilih untuk keluar dari Booomerang dan memutuskan untuk bekerja sendiri. JPI membentuk band supergrup Trio JPI bersama dengan bassis Bondan Prakoso dari Funky Kopral dan Cliff sebagai drummer.
Sebagai pengganti JPI, Boomerang sempat merekrut dua gitaris muda Indonesia, Oi dari Power Metal dan Tommy gitaris asal Riau .Tidak puas dengan performa mereka, Boomerang merekrut salah satu gitaris handal Indonesia Andry Franzzy yang merupakan mantan gitaris Powerslaves pada awal tahun 2006.




5. Aziz M.S

Band : Jambrud
Azis Mangasi Siagian Lahir : Cimahi (Jawa Barat), 26 Juli 1968 Band : Jamrud 
Sejak masih remaja memang sudah terinfeksi oleh musik-musik keras. Ia pun sempat terjerumus oleh gaya hidup musisi rock & roll "drugs". Sempat mendirikan band yang bernama Jam Rock bersama Ricky Tedy (bass) dan Budi Haryono (drumer Gigi), namun tak lama kemudian ia tinggalkan. Saking keasyikan main band sampai-sampai kuliahnya diterlantarkan. Azis sempat berkelana ke Bali dan bermain musik reggae. Namun setelah satu tahun, ia kembali pulang ke Cimahi dan menghidupkan kembali Jam Rock dengan menarik Krisyanto pada vocal.
Demo album yang ia gagas ditolak berbagai produser sampai akhirnya dilirk oleh kaisar rock Indonesia, Log Zehelebour. Album pertama Nekad dirilis pada tahun 1996. Dilanjutkan dengan album Putri (1997), Terima Kasih (1998). Mulai saat itu, album-album Jamrud mampu bersaing di kancah musik nasional. Puncak kejayaan Jamrud adalah pada tahun 2000 akhir ketika Jamrud mencapai kesuksesan terbesar sepanjang sejarah karirnya dengan berhasil menembus angka penjualan 2 juta keping untuk album Ningrat. Hal tersebut membuat produser Log Zhelebour memberangkatkan Azis cs ke Australia untuk proses penggarapan album berikutnya, Sydney 09.01.02.


6. Andra Junaidi
 

Band : Andra and The BackBone
Biografi :
Andra Junaidi dilahirkan pada tanggal 17 Juni 1972 sebagai anak bungsu dari enam bersaudara hasil pernikahan pasangan A. Ramadhan dan S.M. Fadilah. Andra mengaku terlambat mengenal musik, karena baru SMP lewat ekskul musiklah ia mulai tertarik pada musik. Pertama ia bermimpi untuk menjadi seorang drummer terkenal, tapi karena masalah biaya untuk membeli Drum sangat mahal dan setelah melihat teman2nya asyik memetik gitar, hobinya pun berganti. Bermodal gitar pinjaman, ia mulai belajar gitar, dan memang karena bakat, kemampuan dan teknik permainannya berkembang sangat pesat. Di SMPN 6 inilah, Andra bertemu dengan Dhani, Wawan, dan Erwin kemudian mereka sepakat untuk membentuk band dengan nama Dewa. Aliran rock yang pertama mereka geluti akhirnya pindah ke jazz akibat pengaruh Erwin. Masalah kemudian bergelayut pada kehidupan Andra yaitu ketika ia harus memilih antara kariernya sebagai pemusik atau meneruskan kuliahnya di jurusan ?desain interior. Dengan pertimbangan yang matang, akhirnya Andra memilih untuk terus meniti karier di dunia musik, tapi bukan berarti langkahnya tetap ?mulus, karena kedua orang tuanya tidak setuju kalau Andra harus melepaskan bangku kuliahnya. Layaknya orang tua biasa, mereka ingin melihat Andra meraih gelar sarjana seperti kelima kakaknya yang sudah selesai. Tapi akhirnya kedua orang tuanya mau mengerti dan memang terbukti pilihan Andra tepat. Setelah melepaskan kuliahnya, konsentrasinya ke Dewa 19 membuat kreativi- ?tasnya lebih tergali. Kontribusi Andra terhadap komposisi lagu Dewa 19 tak bisa dipungkiri.
Pada tahun 1999 Andra menikah dengan Ismulia Permatasari dan sudah dikaruniai seorang putri yaitu Yasmeen Fadilah dan seorang putra yang diberi nama Timur Zavier.
Andra yang merupakan salah satu motor dan pendiri grup Band Dewa19, dengan kesetiaan seorang Andra dalam membesarkan Dewa19 itulah yang patut diacungi jempol, karena Andra adalah satu2nya orang selain Dhani sendiri yang dari awal sampai sekarang masih merupakan personil Dewa19. Tapi dari dulu Andra memang sangat ingin membuat album solo sendiri, sedikit demi sedikit dia mengumpulkan lagu2 yang diciptakannya sendiri untuk project album solonya. Tapi karena jadwal Dewa19 yang sangat padat dan memang orientasi pertama adalah untuk band kesayangannya itu maka Album solonya sedikit tertunda.
Sampai pada tahun 2006 saat jadwal Dewa19 tidak terlalu padat akhirnya Andra mulai serius membuat Album solonya itu. Karena ditahun-tahun sebelumnya Andra bertemu dengan Stevie Morley Item yang kala itu sebagai additional player Dewa19 dan merasa cocok dengan gaya permainan Stevie, jauh2 hari Andra sudah pernah menawarkan kepada Stevie untuk ikut bergabung dalam project tersebut. Mereka berdua seperti mempunyai misi dan visi yang sama dalam hal bermusik.
Ditahun yang sama Andra & Stevie menemukan seorang Dedy Lisan yang menurut mereka cukup cocok membawakan lagu2 ciptaan Andra. Setelah mereka membuat demo dan menyerahkan ke label rekaman, dengan jalan yang bisa dibilang cukup mulus akhirnya mereka berhasil menelorkan album pertama mereka Andra and The BackBone dan mengusung nama yang sama untuk nama band mereka. Akhirnya berhasil juga perjuangan seorang Andra mempunyai Album yang sudah lama di nanti2kan oleh banyak penggermarnya. Dengan keluarnya Album tersebut bukan berarti Andra tidak setia lagi dengan band terdahulunya Dewa19, justru hal ini yang tetap mempererat hubungannya dengan Dhani dan Dewa19 itu sendiri. Selain dapat restu dan persetujuan dari Dhani juga karena Dewa19 tetap merupakan prioritas utama Andra dan Backbone sebagai selingan dan mainan barunya.



7. Patub

Band : Letto
Patub yang memiliki nama lengkap Agus Riyono (lahir di Yogyakarta, 2 Agustus 1979; umur 31 tahun) adalah gitaris grup band Letto. Patub merupakan kakak drumer Letto, Dedy Riyono alias Dhedot.
Patub telah mengenal musik sejak kecil. Karier dunia musiknya diawali sejak terjun ke dunia band saat duduk di bangku SMP. Awalnya dia sering memainkan lagu-lagu milik Koes Plus. Kemudian pengenalan akan musik berlanjut ke aliran rock seperti Scorpion, Queen, dan Led Zeppellin. Ketika kuliah, Patub mengubah aliran musik lebih ke arah classic rock. Patub sempat juga sebentar menjadi drumer. Namun akhirnya lulusan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada ini fokus ke gitar sampai bergabung dengan Letto.



8. Cameria Happy Pramita

Band : The Virgin
Cameria Happy Pramita (lahir di JakartaIndonesia2 Januari 1986; umur 25 tahun) yang lebih populer sebagai Mita atau Mita The Virgin adalah seorang gitaris dan penulis laguIndonesia juga Pelawak. Ia merupakan personel dari grup duo The Virgin, yang juga beranggotakan Dara Rizki Ruhiana sebagai vokalis juga gitaris dan backing vocal dariT.R.I.A.D.. Mita memiliki fans club resmi yang disebut dengan Mita RockerZ atau yang sering disingkat MRZ.
  
Biografi :
Mita merupakan putri dari Emmy Sofyana yang lahir pada tanggal 2 Januari 1986 di Jakarta. Dia merupakan anak pertama dari 3 bersaudara. Dia memiliki dua orang adik tiri dari ayah tirinya Edimas Purwanto (Dimaspur/49) bernama Dimas Rizqy Prianto (Kiki/22) dan Dimas Yuka (Yuka/17). Sebelum mendirikan grup The Virgin, Mita merupakan gitaris dari grup musik The Rock milik Ahmad Dhani yang biasa disebut The Rock Indonesia (Karena Playernya dari Indonesia). Mita juga mendapatkan kesempatan untuk menyanyikan single Cinta Mati II dan Cinta Fitri bersama Mulan Jameela. Dan sekarang dia telah menjadi anggota Resmi dari T.R.I.A.D. atau yang biasa disebut The Rock Indonesia Ahmad Dhani yang telah meluncurkan album pertamanya di awal 2010 ini. Mita telah banyak mengalami kesusahan dalam hidupnya yang dimulai dari tanpa pernah tahu ayah kandungnya, bekerja banting tulang untuk menggantikan posisi ayahnya itu, dll. Mita sudah sangat terkenal dari SMP. Sejak SMP dia telah mulai ngeband dengan teman-temannya diantaranya GMF Girls pada SMP kelas 3, dll. Dia juga sempat 1 band dengan Million Sekarsari (Sempat Featuring dengan Garasi untuk menggantikan Ayu sementara waktu), Poppy Sovia, Swasti Sabdastantri Chua Kotak, dan Uim (Drummer My Story).



9. Eross Candra

Band : Sheila On 7
Eross Candra biasa disapa Eross adalah seorang pria kelahiran (lahir di Yogyakarta, 3 Juli 1979; umur 31 tahun) yang berprofesi sebagai musisi yang merupakan anggota dari grup musik Indonesia Sheila on 7. Eross berposisi sebagai gitaris dari grup musik tersebut. Pria yang beragama Islam dan mempunyai tinggi 173 cm ini adalah anak pertama dari 3 bersaudara dan mempunyai hobi kesenian.

Karier :
Eross besar di keluarga pecinta musik. Ibunya seorang penyanyi, kakeknya pemain saksofon, dan pamannya mahir main gitar. Sejak SD, Eross telah mengenal dunia musik karena sering mendampingi ibunya yang latihan band di studio musik di rumahnya, Karangkajen, Yogyakarta. Eross sangat tertarik dengan alat musik gitar dan mempelajarinya. Gitar pertama dimiliki oleh Eross saat berusia 14 tahun sebagai kado ulang tahun dari ayahnya. Saat kelas 3 SMP, Eross pernah ikut sebuah band, namun tak bertahan lama karena salah satu personelnya pindah kota.
Kelas 1 SMA menjadi saat yang bersejarah bagi Eross. Eross diajak bergabung dengan Dizzy band, bersama dengan Icha dan Adhit Jikustik. Eross menjadi satu-satunya anggota yang masih SMA, yang lain telah kuliah. Sang kakek juga menghadiahkan sebuah gitar listrik yang menjadi gitar listrik pertamanya. Pada tahun yang sama, Eross berkenalan dengan Sakti dan Anton dari saudaranya, Oscar. Dari Sakti, Eross kenal dengan Adam, lalu Duta. Dan akhirnya terbentuklah Sheila Gank pada tanggal 6 Mei 1996 di rumah Adam. Sheila Gank pernah mengikuti Festival Band DIY di Yogyakarta dan mendapat juara pertama. Eross menjadi The Best Guitarist dan Adam menjadi The Best Bassist. Tahun 1998, Sheila Gank mendapat kesempatan untuk menawarkan demo lagu mereka ke Sony Music Indonesia. Akhirnya mereka dikontrak. Nama band mereka diubah menjadi Sheila on 7. "Sheila" yang diambil dari bahasa Celtic yang berarti musikal dan "on 7", yang diambil dari tujuh tangga nada dalam musik. Tak dinyana album perdana mereka langsung meledak di pasaran. Begitu pun dengan album mereka selanjutnya.
Eross menjadi pencipta lagu paling aktif dalam grup band ini. Tak hanya untuk konsumsi grup band-nya, Eross juga menciptakan lagu untuk Memes, Rio Febrian, dan juga Tasya, serta untuk sountrack film "30 Hari Mencari Cinta" dan "Soe Hok Gie".
Selain di Sheila on 7, Eross juga sedang sibuk dengan proyek kelompok musik barunya,Jagostu. Namun, dia memastikan bahwa kelompok musik barunya tersebut tidak akan mengganggu eksistensi dan keutuhan SO7 yang sudah membesarkan namanya. Tahun 2007, Eross bersama Puteri Indonesia 2004, Artika Sari Devi, menjajal bermain dalam film indie berjudul "Mati Bujang Tengah Malam".






10. Rhoma Irama

Band : Soneta
Raden Oma Irama yang populer dengan nama Rhoma Irama (lahir di Tasikmalaya, 11 Desember 1946; umur 64 tahun) adalah musisi dangdut dari Indonesia yang berjulukan "Raja Dangdut". 

Pada tahun tujuh puluhan, Rhoma sudah menjadi penyanyi dan musisi ternama setelah jatuh bangun dalam mendirikan band musik, mulai dari band Gayhand tahun 1963. Tak lama kemudian, ia pindah masuk Orkes Chandra Leka, sampai akhirnya membentuk band sendiri bernama Soneta yang sejak 13 Oktober 1973 mulai berkibar. Bersama grup Soneta yang dipimpinnya, Rhoma tercatat pernah memperoleh 11 Golden Record dari kaset-kasetnya.
Berdasarkan data penjualan kaset, dan jumlah penonton film- film yang dibintanginya, penggemar Rhoma tidak kurang dari 15 juta atau 10% penduduk Indonesia. Ini catatan sampai pertengahan 1984. "Tak ada jenis kesenian mutakhir yang memiliki lingkup sedemikian luas", tulis majalah TEMPO, 30 Juni 1984. Sementara itu, Rhoma sendiri bilang, "Saya takut publikasi. Ternyata, saya sudah terseret jauh."
Rhoma Irama terhitung sebagai salah satu penghibur yang paling sukses dalam mengumpulkan massa. Rhoma Irama bukan hanya tampil di dalam negeri tapi ia juga pernah tampil di Kuala Lumpur, Singapura, dan Brunei dengan jumlah penonton yang hampir sama ketika ia tampil di Indonesia. Sering dalam konser Rhoma Irama, penonton jatuh pingsan akibat berdesakan. Orang menyebut musik Rhoma adalah musik dangdut, sementara ia sendiri lebih suka bila musiknya disebut sebagai irama Melayu.
Pada 13 Oktober 1973, Rhoma mencanangkan semboyan "Voice of Moslem" (Suara Muslim) yang bertujuan menjadi agen pembaru musik Melayu yang memadukan unsur musik rock dalam musik Melayu serta melakukan improvisasi atas aransemen, syair, lirik, kostum, dan penampilan di atas panggung. Menurut Achmad Albar, penyanyi rock Indonesia, "Rhoma pionir. Pintar mengawinkan orkes Melayu dengan rock". Tetapi jika kita amati ternyata bukan hanya rock yang dipadu oleh Rhoma Irama tetapi musik pop, India, dan orkestra juga. inilah yang menyebabkan setiap lagu Rhoma memiiki cita rasa yang berbeda.
Bagi para penyanyi dangdut lagu Rhoma mewakili semua suasana ada nuansa agama, cinta remaja, cinta kepada orang tua, kepada bangsa, kritik sosial, dan lain-lain. "Mustahil mengadakan panggung dangdut tanpa menampilkan lagu Bang Rhoma, karena semua menyukai lagu Rhoma," begitu tanggapan beberapa penyanyi dangdut dalam suatu acara TV.
Rhoma juga sukses di dunia film, setidaknya secara komersial. Data PT Perfin menyebutkan, hampir semua film Rhoma selalu laku. Bahkan sebelum sebuah film selesai diproses, orang sudah membelinya. Satria Bergitar, misalnya. Film yang dibuat dengan biaya Rp 750 juta ini, ketika belum rampung sudah memperoleh pialang Rp 400 juta. Tetapi, "Rhoma tidak pernah makan dari uang film. Ia hidup dari uang kaset," kata Benny Muharam, kakak Rhoma, yang jadi produser PT Rhoma Film. Hasil film tersebut antara lain disumbangkan untuk masjid, yatim piatu, kegiatan remaja, dan perbaikan kampung.
Ia juga terlibat dalam dunia politik. Di masa awal Orde Baru, ia sempat menjadi maskot penting PPP, setelah terus dimusuhi oleh Pemerintah Orde baru karena menolak untuk bergabung dengan Golkar. Rhoma Sempat tidak aktif berpolitik untuk beberapa waktu, sebelum akhirnya terpilih sebagai anggota DPR mewakili utusan Golongan yakni mewakili seniman dan artis pada tahun 1993. Pada pemilu 2004 Rhoma Irama tampil pula di panggung kampanye PKS.
Rhoma Irama sempat kuliah di Universitas 17 Agustus Jakarta, tetapi tidak menyelesaikannya. "Ternyata belajar di luar lebih asyik dan menantang," katanya suatu saat. Ia sendiri mengatakan bahwa ia banyak menjadi rujukan penelitian ada kurang lebih 7 skripsi tentang musiknya telah dihasilkan. Selain itu, peneliti asing juga kerap menjadikannya sebagai objek penelitian seperti William H. Frederick, doktor sosiologi Universitas Ohio, AS yang meneliti tentang kekuatan popularitas serta pengaruh Rhoma Irama pada masyarakat.
Pada bulan Februari 2005, dia memperoleh gelar doktor honoris causa dari American University of Hawaii dalam bidang dangdut, namun gelar tersebut dipertanyakan banyak pihak karena universitas ini diketahui tidak mempunyai murid sama sekali di Amerika Serikat sendiri, dan hanya mengeluarkan gelar kepada warga non-AS di luar negeri. Selain itu, universitas ini tidak diakreditasikan oleh pemerintah negara bagian Hawaii.
Sebagai musisi, pencipta lagu, dan bintang layar lebar, Rhoma selama kariernya, seperti yang diungkapkan, telah menciptakan 685 buah lagu dan bermain di lebih 10 film.
Pada tanggal 11 Desember 2007, Rhoma merayakan ulang tahunnya yang ke 61 yang juga merupakan perayaan ultah pertama kali sejak dari orok, sekaligus pertanda peluncuran website pribadinya, rajadangdut.com.

Selasa, 04 Maret 2014

bagian - bagian gitar





kunci dasar gitar




sejarah gitar


SEJARAH GITAR


Gitar adalah alat musik dari keluarga chordophone. Standar gitar memiliki enam senar tapi empat, tujuh, delapan, sembilan, sepuluh, sebelas, dua belas, tiga belas dan delapan belas-string gitar juga tersedia. Dua keluarga utama tipe gitar gitar listrik dan gitar akustik. Tiga jenis utama adalah gitar akustik gitar klasik (gitar senar nilon, memetik dengan jari), tali baja Flattop gitar, dan gitar archtop.

Gitar diakui sebagai salah satu instrumen utama dalam flamenco, jazz, blues, negara, mariachi, musik rock, dan banyak bentuk pop. Gitar klasik (gitar senar nilon) dapat dimainkan sebagai solo instrumen klasik, dan terkenal karena teknik fingerpicking komprehensif. Gitar dapat dimainkan secara akustik; nada dihasilkan oleh getaran dari senar yang diperkuat oleh tubuh gitar, yang berfungsi sebagai ruang gema hampa besar, atau mereka dapat mengandalkan pada penguat yang dapat memanipulasi nada secara elektronik. Gitar listrik seperti diperkenalkan pada tahun 1930-an, dan mereka terus memiliki pengaruh pada budaya populer sejak itu.

Gitar secara tradisional telah dibangun dari berbagai hutan dan tegang dengan usus binatang, atau lebih baru-baru ini, baik dengan tali nilon atau baja. Gitar dibuat dan diperbaiki oleh luthiers.

Artikel utama: Sejarah gitar klasik

Sebelum perkembangan gitar listrik dan penggunaan bahan-bahan sintetis, gitar didefinisikan sebagai suatu instrumen yang memiliki "panjang, usil leher, Soundboard kayu datar, tulang rusuk, dan punggung yang datar, yang paling sering dengan sisi incurved". [1 ] Istilah ini digunakan untuk merujuk kepada sejumlah instrumen terkait seperti yang dikembangkan dan digunakan di Eropa pada era modern. [2] Beberapa jenis gitar, yang itu sendiri terkait dengan instrumen Eropa ini, berasal dari Amerika. Instrumen ini sendiri diturunkan dari instrumen yang pernah ada di Asia Tengah kuno dan India. Untuk alasan ini gitar nya jauh terkait dengan instrumen kontemporer dari daerah ini, termasuk tanbur, yang Setar dan sitar, antara lain. Ikonografi tertua representasi dari instrumen yang menampilkan fitur penting gitar adalah tahun 3.300 ukiran batu dari hittite pujangga. [3]

Kata modern, gitar, diadopsi ke dalam bahasa Inggris dari bahasa Spanyol guitarra (Gitarre Jerman, Perancis guitare), [4] dipinjamkan dari Arab Andalusia abad pertengahan qitara [5], itu sendiri berasal dari bahasa Latin cithara, yang pada gilirannya berasal dari Yunani sebelumnya kata kithara, [6] seorang keturunan Persia Kuno sihtar (Tar berarti string dalam bahasa Persia). [7]
Ilustrasi dari Carolingian Mazmur dari abad 9, menampilkan memetik gitar seperti instrumen.

Gitar adalah keturunan dari cithara Romawi dibawa oleh orang Roma untuk Hispania sekitar 40 AD, dan diadaptasi dan dikembangkan lebih lanjut dengan kedatangan empat-string oud, yang dibawa oleh orang-orang Moor setelah penaklukan Iberia pada abad ke-8. [8] Di tempat lain di Eropa, pribumi enam-string Scandinavian Lut (kecapi), telah mendapatkan popularitas di daerah-daerah serbuan bangsa Viking di seluruh benua. Sering digambarkan dalam ukiran c. 800 M, pahlawan Norse Gunther (juga dikenal sebagai Gunnar), memainkan kecapi dengan jari-jari kaki ketika ia terbaring sekarat di sebuah ular-lubang, dalam legenda Siegfried. [9] By 1200 AD, keempat-string "guitar" telah berkembang menjadi dua jenis: yang guitarra moresca (Moor gitar) yang kembali bundar, lebar fingerboard dan beberapa soundholes, dan guitarra latina (Latin guitar) yang mirip dengan gitar modern dengan satu soundhole dan leher yang lebih sempit. [10] Di 14 dan 15 abad kualifikasi "moresca" dan "latina" dicabut dan tentu saja keempat instrumen itu hanya disebut gitar. [11]

Vihuela di Spanyol atau (dalam bahasa Italia) "viola da mano", gitar seperti instrumen dari abad 15 dan 16, sering dianggap sebagai pengaruh besar dalam perkembangan gitar modern. Itu memiliki enam program studi (biasanya), kecapi-seperti tuning di perempat dan gitar-seperti tubuh, meskipun pernyataan awal mengungkapkan instrumen dengan pinggang berpotongan tajam. Itu juga lebih besar daripada empat kursus gitar kontemporer. Pada akhir abad ke-15 beberapa vihuelas mulai dimainkan dengan busur, mengarah ke pengembangan biola. Pada abad keenam belas konstruksi vihuela lebih memiliki kesamaan dengan gitar modern, dengan melengkung satu-sepotong iga, daripada dengan viols, dan lebih mirip versi yang lebih besar dari empat-kursus kontemporer gitar. The vihuela hanya menikmati popularitas singkat di Spanyol dan Italia selama era di tempat lain di Eropa didominasi oleh kecapi; bertahan terakhir diterbitkan instrumen musik untuk muncul di 1576. Sementara itu, lima-kursus gitar baroque, yang didokumentasikan di Spanyol dari pertengahan abad ke-16, menikmati popularitas, terutama di Spanyol, Italia dan Perancis dari akhir abad ke-16 hingga pertengahan abad ke-18. [12] [13] membingungkan, di Portugal, kata vihuela mengacu pada gitar, sedangkan guitarra berarti "Portugis gitar", berbagai cittern.

Jenis gitar
Pemain gitar (c. 1672), oleh Johannes Vermeer

Gitar dapat dibagi menjadi dua kategori besar, akustik dan listrik:

Gitar akustik

Ada beberapa terkemuka subkategori dalam grup gitar akustik: klasik dan flamenco gitar; baja-string gitar, yang mencakup beratap datar, atau "rakyat," gitar; dua belas-string gitar dan melengkung-top gitar. Gitar akustik Kelompok ini juga termasuk gitar unamplified dirancang untuk bermain di register yang berbeda, seperti akustik gitar bass, yang memiliki tuning mirip dengan yang dari gitar bass listrik

Renaissance dan Baroque gitar

Ini adalah nenek moyang gracile gitar klasik modern. Mereka secara substansial lebih kecil dan lebih lembut daripada gitar klasik, dan menghasilkan suara yang jauh lebih tenang. Tali pasangan dalam kursus-kursus seperti dalam modern gitar 12-string, tetapi mereka hanya memiliki empat atau lima kursus dari string bukan dari enam. Mereka lebih sering digunakan sebagai instrumen ritme dalam ansambel daripada sebagai instrumen solo, dan sering bisa dilihat dalam peran tersebut pada awal pertunjukan musik. (Gaspar Sanz 'Instrucción de Música sobre la Guitarra Española dari 1674 merupakan mayoritas solo yang selamat korpus untuk era.) Renaissance dan Baroque gitar mudah dibedakan karena gitar Renaisans sangat sederhana dan gitar Baroque sangat berukir, dengan gading atau kayu Inlays seluruh leher dan tubuh, dan kertas-potongan terbalik "kue pengantin" di dalam lubang


Gitar klasik

    Ini biasanya dirangkai dengan nilon senar, dipetik dengan jari [14], bermain dalam posisi duduk dan digunakan untuk memainkan beragam jenis musik termasuk musik klasik. Gitar klasik yang lebar, leher datar memungkinkan musisi untuk bermain sisik, arpeggio dan bentuk-bentuk akord tertentu lebih mudah dan dengan lebih sedikit gangguan daripada tali yang berdekatan pada gitar gaya-gaya lain. Gitar flamenco sangat mirip dalam konstruksi, tetapi berhubungan dengan nada yang lebih perkusif. Di Meksiko, mariachi band yang populer meliputi berbagai gitar, dari kecil requinto ke guitarrón, gitar lebih besar dari cello, yang disetel di bass register. Di Kolombia, kuartet tradisional termasuk juga berbagai instrumen, dari bandola kecil (kadang-kadang dikenal sebagai Deleuze-Guattari, untuk digunakan saat bepergian atau dalam kamar atau ruang terbatas), untuk yang sedikit lebih besar tiple, untuk ukuran penuh gitar klasik . Yang requinto lain juga muncul dalam negara-negara Amerika Latin sebagai pelengkap gitar anggota keluarga, dengan ukuran dan skala yang lebih kecil, memungkinkan lebih proyeksi untuk memainkan melodi berlapis tunggal. Dimensi modern instrumen klasik didirikan oleh pembalap Spanyol Antonio de Torres Jurado (1817-1892). Dalam beberapa tahun terakhir, serangkaian gitar yang digunakan oleh orkestra Gitar Niibori telah mendapatkan beberapa mata uang, yaitu:

        * Sopranino gitar (satu oktaf dan seperlima lebih tinggi dari normal); kadang-kadang dikenal sebagai gitar piccolo
        * Soprano gitar (satu oktaf lebih tinggi dari normal)
        * Alto gitar (ke-5 lebih tinggi dari normal)
        * Perdana (biasa klasik) gitar
        * Niibori gitar bass (a 4 lebih rendah dari normal); Niibori hanya menyebutnya sebagai "gitar bass", tapi ini memberikan arti yang berbeda untuk istilah daripada bagian-bagian lain digunakan masyarakat, sebagai hanya 4 lebih rendah, dan memiliki 6 string
        * Kontrabas gitar (satu oktaf lebih rendah dari normal)

cara membuat gitar listrik sederhana


Cara membuat gitar listrik sederhana

Dalam membuat gitar ini, anda memerlukan beberapa bahan/ perlengkapan sebagai berikut:
  • Sebuah papan
  • Penangkap suara elektrik
  • pemancang senar
  • kabel
  • botol meinuman (glass)
  • Senar string (Khusus gitar elektrik)
Selain perlengkapan diatas, anda juga membutuhkan peralatan seperti:
  • Obeng
  • Mur/ scrup
  • Sound System (Tambahan)
Setelah itu, anda dapat melakukan langkah demi langkah untuk membuat gitar elektrik sebagai berikut ini:


1. Pasanglah penangkap suara. Biasanya digunakan untuk gitar elektrik dan harga eceren murah KW 10 berkisar 30 ribu. Gunakan obeng untuk menancapkan mur agar penangkap suara menyatu dengan papan kayu.


2. Pasang cantelan, semacam mur/ scrup yang biasa dijual di toko bangunan seperti pada gambar diatas.


3. Langkah ketiga adalah, memasang pengencangsenar/ resonansi seperti diatas. Pasanglah di sisi lain papan. berlawanan dengan scrup.

4. Pasanglah senar dengan menggunakan scrup dan juga pengencang senar.



5. Selipkan botol glass seperti gambar diatas. Tujuannya adalah untuk memberikan jarak pada penangkap suara dengan senar gitar.


6. Kencangkan senar sesuai nada yang anda butuhkan. Jangan sampai flas yah..


7. Agar botol tidak tidak bergeser, letakkan penyanggah/ scrup diantara botol dengan penangkap suara.


8. Sambunglah kabel dengan koneksi ke sound system seperti pada gambar. dan anda sudah menyelesaikan gitar elektrik tersebut.